Showing posts with label Mata. Show all posts
Showing posts with label Mata. Show all posts

Monday, December 11, 2017

Apa itu Degenerasi Makula?

Macular degeneration atau degenerasi makula merupakan gangguan mata yang mempengaruhi kemampuan untuk melihat, ini merupakan penyebab utama dari kebutaan. Degenerasi makula mempunyai dua jenis yaitu macular degeneration kering dan macular degeneration basah. Kedua jenis tersebut biasanya terjadi pada orang yang lanjut usia. Oleh sebab itu disebut dengan macular degeneration akibat penuaan.

degenerasi makula

Tanda dan Gejala Degenerasi Makula

Gejala dan ciri yang muncul tergantung dari jenis degenerasi makula. Terdapat tanda-tanda dan gejala yang berbeda:
  • Macular degeneration kering:
Gangguan penglihatan, rasa kabur saat melihat objek. Ketika penyakit semakin memburuk, titik redup akan muncul diantara penglihatan dan menjadi lebih gelap.
  • Macular degeneration basah:
Gejala yang umum ialah penderita akan melihat penglihatan terdistorsi pada pusat pandangan, seperti, garis yang lurus menjadi bergelombang atau penglihatan pusat terlihat redup, kesulitan penglihatan juga dapat terjadi. Ada beberapa ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda mempunyai keluhan yang sama, silahkan konsultasikan kepada dokter.

Penyebab Degenerasi Makula

Pebyebab dari penyakit ini tergantung pada jenisnya, degenerasi makula disebabkan oleh:
Macular degeneration kering, Penyebab yang umum ialah karena sel-sel peka cahaya pada titik makula perlahan-lahan menurun kemampuannya
Macular degeneration basah, Terjadi saat pembuluh darah abnormal dibelakang retina mulai tumbuh. Pembuluh darah baru yang rapuh mengakibatkan perdarahan dimakula. Hal itu ialah alasan utama yang mengakibatkan kebutaan.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi macular degeneration ialah;
  • Usia, semakin tua usia seseorang maka akan semakin rentan, terutama yang berusia diatas 60 tahun
  • Riwayat keluarga 
  • Merokok
  • Obesitas
  • Pola makan yang tidak sehat
Tidak ada risiko yang tidak berarti Anda bebas dari kemungkinan terpapar gangguan. Ciri dan gejala diatas hanya sebagai referensi saja.

Cara Penanganan

Pengobatan sejak dini sangat dianjurkan, Bila seseorang mengidap degenerasi makula tahap awal, maka ia harus mengonsumsi vitamin,zinc, antioksidan, dan berhenti merokok agar pengobatan lebih efektif. Cara tersebut tidak membuat penglihatan dipulihkan seperti semula namun dapat mencegah perkembangan penyakit. Jika macular degeneration kering menyerang dan sudah dalam tahap akhir, maka tidak ada pengobatan yang bisa mencegah kehilangan penglihatan.

Pengobatan macular degeneration basah termasuk operasi laser ataupun fungsi terapi fotodinamik. Keduanya tidak dapat menyembuhkan sepenuhnya akan tetapi bisa memperlambat laju kehilangan penglihatan.

Pengobatan yang terbaru termasuk suntikan zat antibodi monoklonal dan faktor pencegah berkembangnya vasodilatasi endotel langsung ke mata. Akan tetapi cara tersebut akan membuat pasien tidak nyaman dan mata terasa sakit.

Simak juga

Cara Mengobati Mata Belekan

Mata belekan ialah suatu kondisi dimana mata mengeluarkan lendir atau mukus yang berlebih karena adanya infeksi atau radang pada mata. Umumnya belekan disebabkan oleh lendir yang sifatnya kental dan banyak keluar saat malam hari sehingga si penderita akan kesulitan membuka mata pada pagi harinya.

belekan

Cara Mengatasi Mata Belekan

Obat mata belekan tergantung dari penyebab mata belekan itu sendiri. Ada bermacam-macam penyebab mata belekan.
Kompres Mata Kompres mata ialah cara paling mudah yang dapat Anda dilakukan. Gunakanlah air hangat yang bersih dan jangan lupa kain bersih. Letakkan kain basah hangat yang telah diperas pada mata belekan. cara ini ampuh untuk mengurangi bengkak dan dapat ‘mengencerkan’ belek yang beku yang berasal dari kelopak mata yang bengkak. Akan tetapi secara umum cara ini dapat dipakai untuk mengatasi semua jenis belekan. Tapi perlu Anda ingat kompres mata tidak membunuh kuman namun hanya menghilangkan gejalanya saja.

Jangan Gunakan Obat Tetes Mata Terlalu Sering Memakai obat tetes mata bisa menyembuhkan mata belekan atau mata merah. Akan tetapi ada beberapa obat tertentu yang tidak boleh digunakan terlalu sering tanpa tujuan yang jelas. Pemakaian obat tetes mata yang boleh dipakai secara terus menerus hanya yang mengandung air mata buatan saja. Hindarilah membeli obat mata yang mengandung antibiotik, ‘pemutih mata merah’ dan kortikosteroid tanpa adanya resep dari dokter. Jangan memakai obat tersebut dalam jangka waktu yang lama apalagi tanpa resep dari dokter. Hal itu bisa menyebabkan mata radang dalam jangka panjang dan bahkan menimbulkan kebutaan jika dipakai dalam waktu yang lama tanpa adanya tujuan yang jelas.

Jangan Menggaruk Mata Menyentuh dan menggaruk mata yang belekan sangat tidak disarankan. Apabila Anda menyentuh mata, maka kemungkinan kuman yang berasal dari satu mata akan berpindah ke mata lainnya. Menyentuh dan menggosok mata yang belekan juga dapat memperparah proses infeksi pada mata .Apabila Anda ingin membersihkan mata Anda dari belek, maka lakukan dengan menggunakan kain yang dicelupkan ke air panas. kemudian tempelkan pada mata  sambil digosok dengan lembut, setelah itu cuci kain hingga bersih.

Hindari Hal-hal yang Menimbulkan Alergi Pada Mata Salah satu penyebab mata belekan ialah reaksi alergi pada mata Anda. Umumnya, belekan muncul pada penyakit mata yang alergi tidak sekental dan warnanya tidak sekuning atau sehijau mata belekan yang disebabkan oleh infeksi kuman. Obat mata belekan karena alergi yang paling baik ialah dengan menghindari zat atau hal yang membuat mata alergi. Hal yang membuat mata alergi bisa berasal dari mana saja, contohnya debu, sabun, alat atau zat dari make up, bedak, dan lainnya. Perhatikan kapan mata menjadi gatal dan berair agar membantu menemukan penyebab alergi pada mata.

Berobat ke Dokter Penyebab mata belekan banyak yang dikarenakan infeksi kuman terutama bakteri. Agar dapat mengatasinya, diperlukan tetes mata yang mengandung antibiotik. Akan tetapi Anda perlu memeriksakan diri ke dokter supaya dokter bisa mendiagnosis apakah masalah pada mata  disebabkan oleh infeksi atau bukan. Dan jangan membeli obat tetes mata dengan antibiotik sendiri.

Lepas Lensa Kontak Pemakaian lensa kontak saat mata belekan tidak memberikan efek yang baik. Lensa kontak yang ditempelkan dikornea mata akan menghalangi kornea mendapatkan udara dan oksigen.  Ketika mata belekan, terjadi radang pada mata, keadaan tersebut dapat memperburuk kornea jika mata kekurangan oksigen. Keadaan ini dapat menimbulkan radang pada kornea yang lebih berbahaya dari mata belekan biasa.

Simak juga;

Sunday, December 10, 2017

Mata Bintitan, Penyebab, Tanda-tanda, Gejala dan Cara Mengatasi

Mata bintitan atau dalam istilah medis dikenal sebagai hordeolum atau stye. Gangguan mata bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang menyerang kelenjar dalam mata. Akibatnya, akan timbul benjolan pada kelopak mata. Walaupun hal ini tidak berbahaya, mata bintitan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa nyeri yang ditimbulkan, dan merusak keindahan mata.

Macam-macam jenis mata bintitan

Terdapat 3 kelenjar kelopak mata yang sering terinfeksi, yaitu kelenjar Moll, Zeis, dan Meibom. Berdasarkan kelenjar yang terinfeksi, mata bintitan dibagi menjadi dua jenis, yaitu hordeolum interna dan hordeolum eksterna. hordeolum interna, yang terinfeksi ialah kelenjar Meibom, sedangkan infeksi pada kelenjar Zeis dan Moll akan menyebabkan hordeolum eksterna.
Hordeolum eksterna akan muncul dipangkal bulu mata karena lokasi kelenjar Zeis dan Moll berada dipangkal bulu mata, baik pada kelopak mata atas atau bawah. Sedangkan hordeolum interna umumnya akan muncul dikelopak mata atas. Pada hordeolum eksterna biasanya benjolan akan mengarah ke sisi luar, sedangkan hordeolum interna benjolan akan mengarah ke sisi dalam sehingga kelopak mata perlu dibuka agar dapat melihat benjolan dengan lebih jelas.

bintitan

Tanda-tanda dan gejala mata bintitan

Infeksi pada kelenjar kelopak mata akan mengakibatkan timbulnya benjolan kecil pada kelopak mata atas ataupun bawah. Benjolan tersebut biasanya terasa nyeri, terasa hangat dan berwarna merah. Apabila dibiarkan terlalu lama benjolan tersebut bisa mengeluarkan nanah. Bahkan terkadang benjolan yang besar bisa mengganggu ketajaman penglihatan sehingga penglihatan menjadi buram. Selain benjolan, mata akan terasa kering seperti berpasir, yang mengakibatkan gatal.

Pada penderita mata bintitan biasanya pernah mengalami masalah infeksi lain pada mata mereka. Mereka yang menderita diabetes tipe 2 atau penyakit kulit misalnya dermatitis seboroik berisiko lebih tinggi mengalami mata bintitan.

Walaupun mata bintitan tidak berbahaya, akan tetapi bila tidak diobati bisa menyebabkan infeksi yang meluas hingga ke kelopak mata sehingga timbul yang disebut sebagai selulitis periorbital.

Cara mengobati mata bintitan

Mata bintitan ialah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 1-2 minggu, akan tetapi proses penyembuhannya bisa dipercepat dengan beberapa cara sederhana yang dapat Anda lakukan dirumah. Anda dapat mengkompres hangat dan memberikan pijatan secara perlahan pada mata yang mengalami bintitan sebanyak 4 kali dalam sehari, masing-masing selama 10 menit.

Apabila cara tersebut belum ada perbaikan, maka sebaiknya Anda berobat ke dokter untuk mendapatkan obat antibiotik yang dapat membantu mempercepat penyembuhan infeksi. Apabila benjolannya cukup besar dan terdapat nanah yang cukup banyak, dokter akan menyarankan untuk menjalankan terapi tindakan berupa insisi drainase. Benjolan tersebut akan dibuka dan nanah akan dikeluarkan lewat sebuah operasi kecil tanpa jahitan.
Satu hal yang perlu diingat, jangan pernah mencoba untuk memencet ataupun memecahkan benjolan untuk mengeluarkan nanah tersebut. Tindakan seperti itu justru dapat menyebabkan infeksi semakin meluas sehingga seluruh kelopak mata dapat menjadi terinfeksi.

Simak juga;

Apa itu Buta Warna? Penyebab, Gejala dan Penanganan

Buta warna merupakan suatu keadaan dimana mata tidak mampu menangkap suatu warna tertentu. Seseorang yang buta warna akan kesulitan untuk melihat warna merah, hijau, biru atau campuran warna-warna tersebut. Dan jarang seseorang yang mengalami buta warna tidak melihat warna sama sekali.

Sumber gambar www.shopback.co.id

Buta warna bisa mengubah hidup seseorang, contohnya membuat penderita sulit belajar dan membaca, dan tidak dapat menjangkau lapangan perkerjaan tertentu. Akan tetapi anak-anak serta orang dewasa yang memiliki masalah penglihatan warna bisa belajar untuk menyesuaikan masalah dalam melihat warna.

Penyebab Buta Warna

Sebagian besar dari masalah penglihatan warna diwariskan atau genetik dan terjadi saat lahir.
Manusia mempunyai tiga jenis sel kerucut pada mata, sel kerucut merah, hijau, dan biru. Kita bisa melihat warna saat sel-sel kerucut mendapatkan sensasi menangkap cahaya dalam jumlah yang berbeda dari ketiga warna dasar tersebut, Konsentrasi tertinggi sel kerucut ditemukan di makula, atau bagian tengah retina.

Buta warna terjadi saat seseorang tidak mempunyai salah satu jenis sel kerucut atau salah satu sel kerucut tidak bekerja dengan baik. Akibatnya seseorang tidak dapat melihat salah satu dari ketiga warna dasar, atau melihat warna yang berbeda dari warna sebenarnya. Jenis warna yang tidak bisa dilihat oleh seseorang yang menderita buta warna tidak berubah dari waktu ke waktu. Apabila dari awal tidak mampu melihat warna merah maka selamanya orang tersebut akan kesulitan melihat warna merah.

Buta warna tidak selalu diwariskan. Pada beberapa kasus, seseorang bisa mengalami penyakut tersebut  karena didapatkan secara tiba-tiba. Hal tersebut bisa disebabkan oleh:
Penuaan

Masalah pada mata, misalnya glaukoma, katarak, degenerasi makula, retinopati karena hipertensi atau retinopati karena diabetes
Cedera pada mata
Efek samping dari mengonsumsi beberapa obat-obatan.

Gejala Buta Warna

Gejala dari masalah penglihatan warna bervariasi: Seseorang yang mengalami buta warna mungkin bisa melihat beberapa warna namun tidak dengan warna yang lain. Contohnya seseorang mungkin tidak bisa membedakan antara warna merah dan hijau namun bisa melihat warna biru dan kuning.
Seseorang yang mengalami penyakit ini melihat warna yang berbeda secara tidak disadari dari warna yang dilihat oleh orang-orang yang tidak menderita penyakit ini. Seseorang yang menderita buta warna mungkin hanya melihat beberapa warna sajq, sementara sebagian orang dapat melihat ribuan warna. Pada kasus yang jarang terjadi, beberapa orang hanya melihat warna hitam, putih, dan abu-abu.

Diagnosis Buta Warna

Tes mengukur seberapa baik mata mengenali warna yang berbeda, umumnya dengan kartu Ishihara.  Pada tes lembar ishihara, Anda akan melihat set titik-titik yang berwarna dan mencoba untuk menemukan pola didalamnya, misalnya angka atau huruf. Pola yang dilihat oleh mata orang normal akan membentuk angka atau huruf tertentu, sedangkan pada penderita, pola tersebut bisa membentuk angka atau huruf yang berbeda, atau bahkan  tidak membentu pola.
Pada tes lain, Anda akan diberi chip warna kemudian Anda diberi kesempatan untuk memberikan warna chip yang sama. Orang yang memiliki masalah penglihatan warna tidak dapat mengatur chip berwarna dengan benar.

Karena mengenai masalah penglihatan warna bisa memiliki dampak yang besar pada kehidupan seseorang, penting untuk mendeteksi sedini mungkin. Pada anak-anak, masalah penglihatan warna bisa mempengaruhi kemampuan belajar dan kecepatan anak membaca. Masalah penglihatan warna bisa membatasi pilihan pekerjaan atau karir tertentu. Para ahli merekomendasikan pemeriksaan warna pada anak-anak diusia 3-5 tahun, setidaknya sekali sebelum anak memasuki sekolah.
Penanganan Buta Warna

Buta warna yang diwarisi tidak bisa diobati, untuk jenis yang sering dari buta warna ialah merah-hijau. Tidak ada penanganan yang diperlukan, karena mata berfungsi secara normal untuk melihat. Seseorang mungkin tidak menyadari bahwa ia buta warna bila hanya warna merah atau hijau saja, kecuali ada suatu kesempatan yang menyadarkan dirinya bahwa warna yang dilihat berbeda dari orang lain.

Buta warna yang bukan diwariskan bisa diobati, tergantung dari penyebabnya. Misalnya penyakit katarak yang mengakibatkan masalah dengan penglihatan warna, operasi untuk mengangkat katarak bisa mengembalikan penglihatan warna menjadi normal kembali.

Anda dapat menemukan cara agar membantu masalah penglihatan warna, misalnya
Memakai lensa kontak berwarna. Hal tersebut dapat membantu melihat perbedaan warna. Akan tetapi lensa ini tidak memberikan penglihatan warna normal dan dapat mendistorsi objek.
Memakai kacamata agar menghalangi silau. Orang dengan masalah penglihatan warna yang parah dapat melihat perbedaan antara warna yang lebih baik ketika cahaya lebih redup.
Belajar mencari isyarat terang gelap atau peletakkan barang bukan dari warna. contohnya, Anda dapat mempelajari urutan tiga lampu berwarna pada lalu lintas. Merah berada diatas, kuning ditengah, dan hijau dibawah. Dengan begitu Anda tidak kesulitan saat berada di jalan raya.

Wednesday, November 29, 2017

Apa itu Mata Malas? Penyebab, Gejala dan Cara Menangani

Apaitu Mata Malas? Penyebab, Gejala dan Cara Menangani - Mata malas ialah kondisi yang sering terjadi ketika masih anak-anak. Keadaan tersebut merupakan penyebab utama gangguan penglihatan pada anak.  Apabila dibiarkan begitu saja, mata malas bisa terbawa hingga dewasa.

Pada dunia medis mata malas disebut amblyopia, yaitu kondisi dimana otak lebih cenderung ‘mempekerjakan’ salah satu mata. Biasanya, hal tersebut dikarenakan penglihatan mata yang satunya lebih buruk daripada mata yang lain. Secara tidak sadar, kondisi perbedaan kondisi kesehatan mata tersebut akan membuat otak mengabaikan impuls atau sinyal dari mata yang lebih 'malas' atau lemah.
Pada penderita amblyopia, mata yang lemah biasanya tidak begitu terlihat berbeda dibandingkan dengan mata yang lain. Akan tetapi dalam beberapa keadaan, mata yang lebih lemah mungkin akan terlihat ‘berlari’ ke arah yang berbeda dengan mata satunya. Perlu untuk diketahui, bahwa mata malas berbeda dengan mata juling atau strabismus. Akan tetapi, mata juling bisa memicu adanya mata malas, apabila mata juling jarang dipakai dibandingkan dengan mata yang sehat.

mata malas atau amblyopia

Penyebab mata malas

Mata malas atau amblyopia berhubungan dengan masalah dengan perkembangan pada otak.  jalur saraf yang ada di otak mengatur penglihatan tidak berfungsi dengan baik. Keadaan tersebut bisa muncul ketika kedua mata tidak digunakan dalam jumlah yang seimbang satu dengan yang lain. Beberapa keadaan dibawah dapat memicu adanya mata malas:
  • operasi mata
  • gangguan penglihatan
  • glaukoma
  • mata juling atau strabismus yang tidak diobati
  • genetik atau riwayat keluarga 
  • perbedaan kemampuan penglihatan yang cukup jauh diantara kedua mata
  • kerusakan ataupun trauma pada salah satu mata
  • salah satu kelopak mata turun
  • kekurangan vitamin A
  • Ulkus kornea
  • Tanda dan gejala mata malas

Mata malas dapat menjadi sulit dideteksi kecuali keadaannya telah parah. Apabila Anda atau orang-orang yang Anda sayangi mengalami gejala yang ada dibawah ini, kemungkinan hal tersebut gejala awal dari mata malas
  • Serung mengernyit
  • Penglihatan ganda 
  • Lebih cenderung menabrak benda pada satu sisi
  • mata yang ‘berlari’ kemana-mana, baik sisi dalam maupun sisi luar
  • kedua mata terlihat tidak bekerja bersama
  • kurangnya kemampuan untuk memperkirakan jarak

Cara memperbaiki mata malas

Mengobati penyebabnya mata malas ialah cara efektif untuk mengatasi mata malas. Anda sebaiknya membantu mata yang lebih lemah agar berkembang secara normal. Apabila Anda  mengalami kelainan refraksi misalnya rabun dekat maupun  jauh, dan silinder,  maka dokter akan meresepkan kacamata.

Dokter mungkin akan menyarankan memakai penutup mata agar mata Anda menjadi lebih sehat, hal itu bertujuan mata yang lemah bisa dilatih untuk melihat. Penutup mata biasanya dipakai selama 1-2 jam sehari. Penutup mata berfungsi membantu perkembangan otak yang mengontrol penglihatan. Selain penutup mata, obat tetes juga bisa diteteskan pada mata yang sehat sehingga membuatnya kabur selama beberapa saat, dengan begitu memberikan waktu untuk mata yang ‘malas’ berlatih.
Apabila Anda mempunyai mata juling, Anda mungkin harus menjalani operasi agar memperbaiki otot mata. Pada dasarnya, semakin cepat mata malas diperbaiki, maka akan semakin baik hasil pengobatannya.

terkait 

Tuesday, November 28, 2017

Mengenal Mata Plus-- Penyebab, Gejala, Dan Cara Mengobati

Mengenal Mata Plus - Penyebab, Gejala, Dan Cara Mengobati - Mata Plus merupakan gangguan pada mata yang mengakibatkan penderita tidak dapat melihat objek dengan jelas atau terlihat buram, akan tetapi benda yang jauh malah terlihat dengan jelas. Keadaan ini disebut dengan hyperopia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Mata pun menjadi mudah lelah bila mengalami rabun dekat.
mata plus

Penyebab Mata Plus

Mata plus terjadi karena cahaya yang masuk ke mata tidak terfokus kedalam retina, namun terfokus dibelakangnya. Hal tersebut terjadi karena kornea mata terlalu datar atau kurang melengkung, lensa kurang tebal, serta bola mata terlalu pendek.

Lensa mata mencoba memperbaiki masalah pembiasan yang terfokus dibelakang retina dengan cara menjadi tebal. Akan fetapu pada penderita rabun dekat, hal tersebut tidak cukup efektif. Hasilnya penglihatan akan menjadi buram karena cahaya tidak dapat terfokus dengan benar.
Berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab rabun dekat:
  • Genetika atau keturunan dari orang tua.
  • Usia, rabun dekat sering terjadi pada seseorang yang berusia diatas 40 tahun, namun ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja.
Selain faktor yang disebutkan diatas, ada juga faktor lain yang bisa menyebabkan rabun dekat, yaitu diabetes, tumor disekitar mata, masalah pembuluh darah pada retina atau foveal hypoplasia, serta mata yang tidak berkembang secara sempurna ketika bayi masih didalam kandungan atau juga disebut sindrom mata kecil.

Gejala Mata Plus

Pada umumnya mata plud terjadi pada orang yang berusia diatas 40 tahun karena berkurangnya kemampuan mata seiring dengan bertambahnya usia. Akan tetapi sebagian kecil dari anak-anak bisa terlahir dengan mata plus.

Lensa mata anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa, jadi anak-anak yang menderita rabun dekat tidak selalu mempunyai masalah dengan penglihatan mereka. Akan tetapi rabun dekat pada anak-anak harus segera ditangani karena dapat menimbulkan komplikasi, misalnya amblyopia atau mata juling.
Berikut ini gejala rabun dekat 
- Sakit kepala
- Harus mengerlingkan mata supaya melihat dengan jelas
- Mata berair dan berwarna kemerahan
- Kesulitan ketika membaca jarak dekat
- Mata lelah setelah fokus melihat objek yang dekat,
- Objek yang jauh terlihat dengan jelas, namun objek yang dekat kerlihat tidak fokus dan buram

Cara Mengobati Mata Plus

Orang yang mengalami mata plus  cenderung akan menjauhkan objek atau benda yang dilihatnya dari mata. Dengan cara menjauhkan objek orang tersebut  mampu melihat objek dengan lebih jelas.
Ada banyak cara untuk dapat menyembuhkan mata plus, namun yang paling sering digunakan saat seseorang mengalami mata plus ialah kacamata, dengan mengenakan kacamata dapat membuat penderita melihat objek secara jelas, akan tetapi, perlu diketahui apabila penderta terus mengenakan kacamata, maka penyakit mata plus yang diderita tidak akan sembuh, yang ada malah menjadi bertambah besar  plusnya, simaklah disini cara menyembuhkan mata olus yang aman untuk kesehatan mata sekaligus menyembuhkan mata plus sehingga kembali normal.
Zooming ialah latihan melihat/fokus dari suatu benda yang jauh ke benda yang dekat, secara bergantian.
  • Gosok kedua tangan dengan lembut hingga terasa hangat, lalu letakkan telapak tangan yang hangat tadi pada mata dalam kondisi tertutup, jangan menekan bola mata, letakkan secara halus pada tulang-tulang sekitar mata.
  • Latihan dengan menggunakan kartu test mata yang jaraknya berjauhan.
  • Soft focus, hampir sama dengan zooming, hanya saja ketika fokus mata tidak boleh berkedip selama 5-25 detik, serta mata tidak terlalu focus, hanya melihat secara santai.
  • Menguaplah dengan lebar, hingga Anda merasa rileks.
  • Dengan bola berayun, cobalah untuk focus pada bola yang bergerak karena ayunan. Atau dapat diganti dengan bola tennis yang dimainkan
  • Pencahayaan, dengan mata yang tertutup, lihatlah matahari, atau lampu yang terang, hingga mata terasa hangat.
  • Latihan peregangan otot mata, gerakan mata kebawah, keatas, tengah samping.
  • pijatlah bagian kepala yang mempengaruhi mata; seperti bagian bawah alis, pangkal hidung yang diapit oleh 2 mata, 2 sisi kening diujung alis bagian luar, titik bawah mata (tulang sekitar mata), bahu dekat tengkuk, 2 urat leher di bagian tengkuk.
Disarankan untuk Anda 
MengenalMiopia atau Mata Minus - Gejala, Terapi Dan Pencegahan Mata Minus

Monday, November 27, 2017

Mengenal Miopia atau Mata Minus - Gejala, Terapi Dan Pencegahan Mata Minus

MengenalMiopia atau Mata Minus - Gejala, Terapi Dan Pencegahan Mata Minus - Rabun jauh atau mata minus atau dalam dunia medis disebut miopia. Kondisi ini menyebabkan seseorang kesulitan untuk melihat objek atau benda jarak jauh. Sinar yang direfleksikan dari objek akan masuk ke mata melalui kornea, setelah itu difokuskan oleh lensa mata ke retina.

 Pada mata yang normal, lensa mata dan kornea membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek atau benda difokuskan tepat pada retina. Sedangkan pada rabun jauh, cahaya yang masuk tidak fokus ke retina, akan tetapi jauh di depannya. Hal inilah yang dapat disebabkan oleh kornea terlalu cembung atau panjang bola mata terlalu besar. Sehingga bila seseorang memiliki rabyn jauh atau mata minus, pada saat melihat suatu objek dari jarak jauh, objek tersebut akan terlihat tidak fokus.

Besarnya keparahan rabun jauh ditandai dengan ukuran dioptri (D). Berdasarkan tingkat keparahannya, rabun jauh terbagi menjadi tiga, yakni miopia rendah (minus 0.5D-3D), miopia sedang (minus 3D-6D), dan miopia berat (di atas 6D).

Mata minus atau miopIa

Gejala Miopia

Perhatikanlah gejala miopia di bawah ini. Apabila Anda mengalami beberapa gejala dibawah ini, sebaiknya Anda memeriksakan mata Anda ke dokter.
  • Mata terasa lelah
  • Sakit kepala
  • Sering mengucek mata
  • Mata sering berkedip
  • Kesulitan ketika melihat objek dari jarak yang jauh namun akan jelas ketika melihat dengan jarak yang dekat
  • Memicingkan mata ketika melihat sesuatu
  • Kesulitan melihat ketika mengendarai kendaraan
  • Pada anak-anak biasanya errlu duduk dekat dengan papan tulis untuk melihat tulisan yang jelas
  • Saat menonton televisi memilih berdekatan dengan layar televisi supaya terlihat jelas
  • Mata terasa tegang.

Komplikasi Mata Minus

Kerusakan pada mata bisa saja mengganggu aktifitas kita dalam sehari-hari serta kualitas hidup menjadi berkurang. Apabila seseorang memaksakan untuk berkendara dalam kondisi mata minus tanpa mengenakan kacamata, tentu hal tersebut  akan membahayakan keselamatan.
Memaksakan melihat dengan mata minus akan membuat mata Anda menjadi tegang karena mata dipaksa untuk melihat atau juga memfokuskan pada objek. Hal tersebuti dapat mengakibatkan sakit kepala. Miopia berat akan menambah risiko penyakit mata serius, seperti terlepasnya retina (ablasio retina). Glaukoma dan katarak.

Terapi Mata Minus

Apabila mata Anda telanjur mengalami mata minus, maka Anda dapat melakukan beberapa terapi misalnya mengenakan softlens atau  kacamata. Kacamata ialah salah satu cara yang mudah dan aman untuk mengoreksi mata minus. Akan tetapi, pada kacamata untuk minus berat, pandangan pada bagian tepi dapat terjadi distorsi penglihatan. Softlens atau lensa kontak tidak mempunyai  kekurangan tersebut, akan tetapi pemeliharaanya relatif lebih rumit dibandingkan dengan kacamata.
Untuk Anda yang ingin mengoreksi mata secara permanen, Anda bisa memilih jalur operasi. Beberapa pilihan operasi yang bisa dilakukan ialah operasi lasik, operasi laser, dan photorefractive keratectomy (PRK). Untuk penderita miopia sedang hingga berat, implan lensa intraokuler (IOL) bisa menjadi pilihan.

Terapi miopia melalui operasi memiliki efek samping atau komplikasi yang mungkin akan terjadi. Efek samping tersebut meliputi infeksi, mata menjadi kering, dan timbulnya jaringan parut pada kornea.

Dapatkan terapi pemijat mata mampu atasi mata minus atau plus, rabun jauh maupun dekat dengan klik link disini  sekarang juga

Cara Menjaga Kesehatan pada Mata

Mata minus tidak bisa dicegah, akan tetapi bisa diperlambat perkembangannya. Jagalah kesehatan mata dengan melakukan hal-hal berikut ini:

Mengonsumsi makanan sehat. Sudah jadi rahasia umum bahwa mengonsumsi makanan sehat bisa menjaga organ tubuh kita menjadi sehat, termasuk pada mata.  perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran. Wortel, kuning telur dan susu mengandung banyak vitamin A yang berfungsi untuk kesehatan mata kita. Ikan yang kaya akan omega 3, misalnya salmon, tuna, dan makarel  baik untuk kesehatan mata

Jangan merokok,  merokok  tidak baik untuk kesehatan serta bisa mempengaruhi kesehatan mata.
Gunakanlah kacamata hitam dengan UV protector. Jangan sepelekan sinar matahari, karena  matahari juga dapat mengganggu kesehatan mata. Gunakan kacamata hitam yang mempunyai perlindungan sinar UV agar menjaga kesehatan mata Anda.

Istirahatkan mata Anda secara berkala. Ketika Anda sedang bekerja di depan komputer atau  membaca dalam waktu yang cukup lama, istirahatkan secara berkala dengan cara melihat ke kejauhan.

Indera penglihatan salah satu bagian yang sangat penting untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Lakukan pemeriksaan secara rutin agar mengetahui kondisi mata serta segera koreksi kelainan mata Anda.